Skip to main content

Paxel: Solusi Kirim Paket Cepat dengan Tarif Flat

Pernah ngerasa kesel nggak sih kalau pas belanja online, nyampenya tuh lama? Padahal bisa jadi, si penjual udah langsung kirim setelah pesanan kita masuk. Atau mau kirim dokumen penting tapi nyampenya satu sampai dua hari? Yang paling nyesek, kalau mau pesan makan apalagi frozen food, ya masa harus nunggu dua hari sih? Kan sedih ya kalau sampai tempat kita malah basi?

Memang urusan kirim-kirim barang tuh jadi sesuatu yang penting untuk sekarang ini, apalagi dengan berkembangnya online shop dan e-commerce. Kita butuh yang namanya jasa pengiriman barang.

Beberapa yang jadi pertimbangan kalau mau kirim paket adalah:
  • Murah
  • Cepat
  • Bagus
Seringnya sih hanya 2 poin saja yang terpenuhi. Misal, murah + bagus tapi lama. Atau cepat + bagus tapi mahal. Huh. Nggak bisa semua aja gitu? Nah, menjawab kegalauan kita semua soal pengiriman paket, ada satu startup logistik yang kasih solusi buat kita semua nih, yaitu Paxel.


Paxel? Apa itu?

Paxel adalah startup logistik berbasis aplikasi yang melayani pengiriman dengan tarif flat dan paket yang dikirim akan diterima di hari yang sama alias sameday delivery.

Saat gathering blogger hari Kamis (22/11), saya cukup amaze dengan startup logistik yang satu ini. Nggak hanya karena pengiriman sameday-nya, tapi juga kisah yang ada di balik Paxel.

Menurut saya, Paxel penuh dengan filosofi kehidupan dengan tujuan yang baik untuk #AntarkanKebaikan. Bayangkan, setiap Happiness Hero (re: kurir Paxel) mendapat semacam pelatihan character building yang menanamkan nilai - nilai kemanusiaan dan tolong menolong, selain pemahaman seputar SOP tentunya. Bisa dikatakan, semua bagian dari Paxel memiliki visi dan misi yang sama, tidak hanya untuk keuntungan bisnis semata.

Karena memang itulah, tujuan awal Pak Djohari Zein (Founder Global Basket Mulia Investama / Holding Paxel) saat membangun Paxel. Paxel ingin menghadirkan kebaikan, dan Paxel hadir karena ingin membangun Indonesia melalui logistik.

Oh ya, bagi yang sudah akrab dengan dunia logistik, pasti sudah tahu siapa beliau. Beliau adalah pendiri salah satu ekspedisi ternama di Indonesia yang saya yakin, kamu pun pernah menggunakan jasanya. Pengalaman Pak Djohari Dzein di dunia logistik inilah yang membuat beliau memilih mengembangkan dunia ini melalui inovasi di Paxel.


Apa Sih yang Ditawarkan Paxel?

1. Sistem pengantaran door to door. Kalau mau kirim paket via Paxel, gak perlu capek - capek keluar rumah untuk kirim via counter ekspedisi atau agen. Happiness Hero siap pick up paket yang akan kita kirim. Jadi hemat waktu kan?

2. Bisa pilih waktu pick up barang sesuai kebutuhan.

3. Ada notifikasi untuk pengirim dan penerima. Sebelum pick up kiriman, pengirim akan dihubungi untuk konfirmasi jam pengambilan. Penerima juga akan dihubungi oleh Happiness Hero untuk memastikan waktu dan lokasi, sebelum pengiriman paket dilakukan.

4. Tarif flat. Tarif disesuaikan bukan berdasar kilogram, tetapi berdasarkan ukuran (panjang x lebar x tinggi) dengan 4 kategori: small, medium, large dan custom.


5. Anti cancel cancel club. Kesel karena kena cancel? Tenang.. semua paket akan dikirim oleh Paxel karena Hero nggak bisa cancel karena alasan apapun.

6. Real time tracking. Tinggal cek aja di aplikasi Paxel untuk tau status pengiriman. Gak perlu repot deh untuk cek nomer resi.

7. Gratis saldo Rp 100.000 bagi customer baru. Jangan lupa masukkan kode: sovialida di referral code ya.

8. Paxel bisa mengantarkan barang dalam waktu kurang dari 8 jam di wilayah Jabodetabek. Dan sekitar 8 jam untuk Jakarta - Semarang atau pun sebaliknya.

9. Free insurance up to 10 million IDR. Kalau harga barang yang kamu kirim mahal, kamu bisa mengasuransikannya hingga 10 juta rupiah.

Wah! Menarik banget. Dengan klik klik di aplikasi, kita bisa mengirim barang tanpa ribet, sampenya juga cepet. Masih ada fitur - fitur lain yang juga disampaikan oleh Pak Alex Zulkarnaen saat gathering lho, di antaranya:
  • 7 days a week (including public holidays)
  • ePOP dan ePOD
  • Web & Mobile App (IOS & Android)
  • API Middleware
  • 1 day claim process
  • Cash on delivery service
  • On demand Packaging
Bener - bener komplit fiturnya. Apalagi Paxel sudah hadir di Jabodetabek, Semarang, Solo dan Jogja. Sebentar lagi akan menyusul di Surabaya dan semoga kota - kota lainnya.

Gimana Cara Pakai Paxel?

Kalau sudah biasa pesan aplikasi ojek online dan semacamnya, pasti mudah kok untuk pakai aplikasi Paxel. Yang jelas, install dulu aplikasinya dengan download di app store atau play store ya.


Lalu registrasi dengan beberapa pilihan: facebook, google atau create account dengan mengisi data diri. Kemudian masukkan kode: sovialida biar langsung dapat saldo senilai Rp 100.000 secara cuma - cuma!



masukkan kode: sovialida di sini.

Nah kalau akun Paxel mu sudah jadi, kamu bisa gunakan untuk melakukan pengiriman.

Trus gimana cara melakukan pengiriman?
  • Klik CREATE SHIPMENT.
  • Isi alamat pengambilan dan alamat tujuan secara lengkap.
  • Pilih ukuran paket. Seperti yang udah dijelasin di atas, harga paket berdasarkan ukuran, bukan kilogram. Jadi silakan diukur dulu atau dikira - kira ukuran paketnya ya. Tapi meski berdasarkan ukuran, jika berat paket melebihi 10 kg, masuk di pilihan custom.


  • Klik CONTINUE setelah semua diisi.
  • Lengkapi nama, nomor hp dan alamat penerima paket. Jika barang yang dikirim adalah barang pecah belah, barang yang mudah rusak atau membutuhkan "perlakuan khusus", berikan tanda centang di FRAGILE ITEM.
  • Klik ADD ITEM TYPES untuk  memilih jenis barang yang kamu kirim.
  • Lalu klik CONTINUE.

Selesaaiii! Gampang kan prosesnya? Sama kayak yang biasa kita order itu tuh. Nah, setelah itu tinggal tunggu aja konfirmasi dari Hero untuk pick up barang.

Pengalaman Mengirim Paket dengan Paxel

Buat saya proses order sangat mudah dan nggak perlu datang ke counter ekspedisi. Saat pick up barang pun, Hero sangat teliti menjalankan prosedurnya, yaitu:
  • Menanyakan barang yang akan dikirim.
  • Paket akan diukur untuk mengecek apakah sudah sesuai dengan kategori ukuran yang sudah dipilih.
  • Hero meminta tanda tangan secara digital sebagai bukti pengambilan barang.
  • Pengirim akan diminta berfoto dengan barang yang akan dikirim.
  • Hero akan memasukkan data ke sebuah alat dan ketika selesai akan muncul sebuah kertas dengan barcode lalu ditempelkan ke barang yang akan dikirim.
  • Selesai!

Saya seneng banget lho karena proses ini paperless. Nggak pakai kertas berlembar - lembar seperti biasanya, karena proses di Paxel secara digital. Setelah itu, kita pun nggak perlu cek nomor resi karena status pengiriman akan muncul di aplikasi Paxel.

Nah, sebelum melakukan pengiriman ke alamat tujuan, Hero juga akan mengkonfirmasi ke nomor penerima paket. Jadi, apabila yang bersangkutan lagi nggak di rumah atau di kantor, bisa dititipkan ke ART, satpam, atau rekan kerja. Kalau ada foto dan tanda tangannya kan jadi bukti, kalau paket kita sudah benar - benar diterima dengan laporan seperti ini:


Setelah ada Paxel gini, mau jajan makanan di Jakarta atau Solo pun juga bisa ya. Asyiiiiiik :)

Semoga jangkauan Paxel semakin luas di berbagai kota di Indonesia, supaya semakin banyak orang yang menerima manfaat dari #AntarkanKebaikan. Kalau mau coba Paxel, install dulu aplikasinya dan masukkan kode sovialida buat dapetin saldo senilai 100 ribu rupiah.

Comments

  1. Kalo dari penjelasannya sih keren juga nih aplikasi... boleh dicoba nih...

    ReplyDelete
    Replies
    1. langsung install saja, masukin kode: sovialida ya 😃

      Delete
  2. Waaah menarik nih, bisa nih buat kirim2 makanan antar kota 😍

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yoih, tuuuut.. pemamah biak macam kita mah happy bener yak kalo bisa cepet kirim makanan gini, tarifnya flat lagi hihi

      Delete
  3. Uwuwuwwwwuuw...tayang juga sebelum deadline..hahaha. Express macam Paxel

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya doong.. Kan aku juga mau mengantarkan kebaikan melalui tulisan. hohoho

      Delete
  4. Setuju banget..inovasi di dunia logistik di Indonesia emang perlu kalau ada yang bagus cepat dan harga flat pasti cepat moncer :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, Mbak.. Pokoknya selama customer puas, pasti bakal direkomendasiin dimana-mana :)

      Delete
  5. ini idola ku banget. sebagai seorang bakul (hahahaa) saya kurang suka kirim2 online, karena ribet harus ke office nya. nah pakai paxel tinggal duduk manis dirumah, udah diambil. dan alhamdulillahnya banget....customer @da_kukis yang di jabodetabek, semarang dan solo, bisa jajan dari aku gampang banget, tanpa takut basi makanannya. omzet meningkat dong. hihihihi

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nah ini.. Awal saya tahu Paxel dari Mbak juragan ini yang kirim kue di Jakarta pake Paxel.

      Semoga makin berkah ya, mbak daaa.. Eh yang mau belanja kukis, boleh ditengok tuh instagram @da_kukis hihi

      Delete
  6. membantu sekali ya paxel kak, terutama yang punya online shop

    ReplyDelete
    Replies
    1. Betul.. Apalagi yang jualan makanan ya. Hemat waktu pengiriman

      Delete
  7. Wah informatif banget tulisannya, jadi langsung faham deh apa itu PAXEL, next bisa dicoba nih. Banyak keuntungan yang bisa kita dapat.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Silakan install dulu aplikasinya ya. Trus langsung deh bisa dipake buat kirim-kirim paket

      Delete
  8. Siappp download aplikasinya ah....dan mencoba inovasi kerenn ini.
    Trimss infonya dekSov, lengkap dan jelas. 👍

    ReplyDelete
    Replies
    1. siip.. jangan lupa masukin kode sovialida ya mbak hihi

      Delete
  9. Masih banyak yang ragu-ragu pakai PAXEL. Padahal klo udah coba pasti ketagihan

    ReplyDelete
  10. aku lagi pengen make yang lintas kota mbak, penasaran.

    ReplyDelete
  11. Wah, asyiknya kenal sama paxel ya. Barang nyampe sesuai janji

    ReplyDelete
  12. Inovasi baru, kiriman dihitung bukan perkilo asik ya...

    ReplyDelete
  13. kirim paket sekarang udah ga perlu ribet ya mba setelah kenal paxel :D

    ReplyDelete
  14. Tarif flat-nya bikin mupeng. Apa lagi di jaman olshop kayak gini. Sehari sampai lagi. Komplit deh.

    ReplyDelete
  15. Saya jadi ketagihan pakai Paxel. Layanannya benar2 memuaskan dan benar2 same day service. Semoga jangkauannya makin luas.

    ReplyDelete
  16. Aku juga jadi pengen kirim paket lagi pake paxel

    ReplyDelete
  17. Kirim paket pake paxel bikin ketagihan ya!

    ReplyDelete

Post a Comment

Hai! Terima kasih sudah membaca sampai selesai ya. Silakan tinggalkan komentarmu di sini :)

Popular posts from this blog

Mengunjungi Omah Herborist Semarang

Semarang memiliki berbagai tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata sejarah, wisata religi bahkan wisata industri, seperti Omah Herborist yang bisa menjadi salah satu destinasi unik dari perjalanan wisata di Kota Semarang.

Untuk para wanita, pasti sudah tahu Herborist kan? Yup, ini adalah produk kecantikan dan perawatan tubuh herbal seperti feminine wash, lulur, body butter, aromatherapy, sabun, essential oil, dll. Herborist berangkat dari kearifan tradisi lokal. Sebuah pengalaman dalam memahami dan menggali warisan budaya dan kekayaan alam untuk kecantikan wajah Indonesia.
Jika selama ini kita hanya bisa menggunakan poduk-produk tersebut, kini kita juga bisa melihat langsung bagaimana proses produksinya. Edutrip mengelilingi pabrik diawali dengan melihat proses riset laboratorium. Lalu pengunjung akan diajak untuk mengenal berbagai tanaman herbal asli Indonesia melalui proses produksi, packaging sampai olahan produk jadi. Meskipun herbal, yang dipakai untuk produk…

Sajian Timur Tengah ala Marakez Cafe dan Resto

Solo memiliki ragam kuliner yang sungguh menggoda, sama seperti kota tempat saya tinggal yaitu Semarang. Setiap melakukan perjalanan, tak hanya wisata alam, wisata industri, atau budaya yang ingin dilihat, ada juga wisata kuliner yang menggoda untuk dicicipi. Nah, saat saya berkunjung di Solo, saya sempat mencicipi tempat makan ala Timur Tengah yaitu Marakez Cafe dan Resto.

Tempat makan ini yang berhasil membuat lidah dan hati saya bahagia, perut pun juga kenyang. Awalnya, saya sempat skeptis saat Mas Tayux dan Mbak DA - sepasang suami istri pesepada yang baik hati - mengajak saya makan di sini karena dari luar, resto ini nampak seperti rumah biasa. Tapi setelah masuk, wah! Rasanya nyaman sekali, sungguh homey. Di dinding sebelah kanan, tertempel gambar bagian-bagian tubuh kambing yang cukup besar. Kita juga akan disambut dengan alunan musik khas Timur Tengah.

Ada tiga bagian tempat yang bisa dipilih, yaitu ruang VIP, ruang biasa dan outdoor. Di dalam ruangan, terdapat banyak hiasan d…

AKU DILAMAR??!! Whooaaaaaaa!!

Dilamar, mungkin satu kata yang sangat mengejutkan buat aku, seorang mahasiswi semester 6 yang baru akan memasuki umur 21 tahun. Umur yang menurutku masih sangat muda untuk membangun bahtera rumah tangga. Tapi bukan berarti gak boleh atau gak mau, ya jelas mau dan pengen dong ya! Hanya saja masih ada banyak hal yang ingin aku lakukan sebelum menyempurnakan agama dengan menikah.

Tapi semalem, aku.. aku dilamar!! Aaaaaaakk! Eh, dilamar atau pengen ngelamar ya?? Hmm..

Dia, lelaki yang melamar - atau entah pengen ngelamar - aku itu, namanya tak mungkin ku sebut di sini. Aku juga gak mau nyebutin ciri-cirinya ah hahahaha. Jadi, mari kita sebut, dia.

Jujur aku agak lupa prosesnya secara detail banget. Tapi pas itu, gak ada bapak ibuku. Yang ada cuma teman - temanku dan teman - teman dia.

Kejadiannya pas lagi makan bareng - bareng gitu, becanda becanda bareng. Yah, biasalah aku udah jomblo 2 tahun dan jadi bahan buat digodain sama teman - teman. Tau - tau, pas lagi diem, dia ngomong..

"…