Loading

So Amazing

Seperti dihadapkan pada raksasa, itu yang pertama ku rasa ketika awal berjumpa denganmu. Bukan, maksudku, pertama melihatmu. Berjumpa itu saling menatap, sedangkan kita, hanya aku yang melihatmu saat itu. Tak ada sapa, apalagi nama. Yang ku dapat hanya mata yang enggan terpejam, jantung yang berdegup kencang. Aku seperti mabuk irama, melihatmu menabuh gendang dengan mata sesekali terpejam.

Sejak saat itu, aku telah menjelma menjadi kunang-kunang. Terbang di malam-malam gelap untuk mencarimu. Ku kepakkan sayapku sekuat tenaga agar aku selalu bisa menemuimu, lagi.

Maafkan aku jika aku mencarimu. Tapi memang engkaulah yang aku cari.

Aku telah lama terbang, ke sana kemari. Aku harus jujur bahwa aku juga mengalami rasa lelah, bahkan malas. Tapi aku tidak pernah berhenti. Terlebih, ketika melihatmu. Dayaku seperti terisi kembali, cahayaku seperti bersinar lagi.

"It's so amazing to be loved, i'd follow you to the moon in the sky above."
Ingin rasanya aku bersiul ketika terbang mencarimu, mengepakkan sayap dan membiaskan cahayaku, menebarkan benih kebahagiaan. Atau menabuh gendang dan mengiringi lagu cinta sepertimu, agar semua juga bisa merasakan manisnya.

"Bye bye sadness, hello mellow. What a wonderful day."
Namun, di perjalananku, aku tak henti bertanya pada sang bulan. Apakah ini angan, harapan atau ketetapan?


--
#MenulisLagu
dari Beyonce ft. Stevie Wonder - So Amazing

1 comment:

Hai! Terima kasih sudah membaca sampai selesai ya. Silakan tinggalkan komentarmu di sini :)